Sunday, August 11, 2013

Optimalisasi Peran Anak Negeri Dalam Mendukung Pasokan Daging Aman Sehat Utuh Halal (ASUH) dan Toyyib

PSDSK 2014 merupakan target pencapaian kecukupan akan konsumsi daging dalam negeri yang harus didukung oleh setiap elemen bangsa. Salah satu motor penggerak dalam mendukung program nasional ini adalah program Sarjana Membangun Desa (SMD). Terkait dengan hal tersebut maka Asosiasi Sarjana Membangun Desa melaksanakan Gelar Teknologi Sarjana Membangun Desa (SMD) dalam mendukung PSDSK 2014 dengan tema ”Optimalisasi Peran Anak Negeri Dalam Mendukung Pasokan Daging Aman Sehat Utuh Halal (ASUH) dan Toyyib”.

Acara yang dilaksanakan pada hari Jum’at 1 Maret 2013 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI dihadiri oleh Menteri Pertanian RI, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan beserta jajarannya dan Asosiasi SMD seluruh Indonesia.

Pada kesempatan tersebut selain pameran Gelar Teknologi SMD juga dilakukan launching produk SMD oleh Menteri Pertanian Suswono. Produk tersebut menggunakan nama jual ESEMDE dan mengangkat slogan ”Daging Sapi Kampung ESEMDE yang aman-sehat-utuh-halal dan toyyib”.

Direktur PT.SMD Agrindo Irawan E Sulistyo mengajak semua pihak termasuk wartawan untuk bersama membangun negeri ini. SMD juga optimis untuk dapat memenuhi pasokan daging ke Jakarta. "Untuk Jakarta, kita siap pasok daging bakalan sebanyak 360 ton per bulan atau 12 ton per hari”. demikian pernyataannya dihadapan Menteri Pertanian.

Menurut Irawan, agar daging sapi bakalan produksinya tidak dijual dengan harga mahal, pihaknya menjual kepada supermarket sebesar Rp81.000-Rp85.000 per kilo gram (kg). Harga tersebut jauh lebih murah dibanding harga daging sapi lokal dipasaran saat ini sebesar Rp90.000 per kg. "Harga kita patok Rp81.000-Rp85.000 per kg," ujar Irawan.

Lebih lanjut Irawan mengatakan pasokan daging sebesar 360 ton tersebut didatangkan dari 12 produksi sapi lokal, yaitu Jatim, Jateng, DI Yogyakarta, Bali, NTT, NTB, Lampung, Gorontalo dan beberapa wilayah lainnya.

Menteri Pertanian dalam sambutannya menyampaikan bahwa ”SMD selama ini telah memberikan kontribusi yang positif dalam upaya membantu pemerintah mensukseskan program swasembada daging sapi dan kerbau 2014. Mentan menambahkan dalam sambutannya bahwa, ”tahun 2014 kita swasembada kalaupun ada impor kita usahakan maksimal 10 %. Ada isu yang berkembang bahwa daging di Indonesia adalah termahal di dunia, hal itu tidak benar, harga daging kita masih dibawah negara lain misalnya Amerika, Singapura, Taiwan, Tokyo dan Prancis”.

Sumber : ditjennak.deptan.go.id

BERITA-ARTIKEL LAINNYA